Masyarakat Speleologi Indonesia (MSI)

 

Masyarakat Speleologi Indonesia (MSI) atau Indonesian Speleological Society (ISS) merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang speleologi yang berfungsi sebagai wadah berhimpun dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan khususnya speleologi untuk pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia untuk kepentingan masyarakat. MSI merupakan organisasi yang berbentuk Federasi yang mewadahi kegiatan speleologi dalam pengembangan dan penerapan speleologi untuk pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia. MSI bersifat nirlaba berbasis pada keilmuan dan profesi bagi perlindungan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia, dan tidak bergerak di bidang politik.

 

SEJARAH

Awal mula dibentuknya MSI berawal dari komunitas dunia maya yaitu Indonesian Caver Society yang berawal dari mailing list yang dibentuk tahun 2007 kemudian menjadi Facebook Group dengan anggota mencapai lebih dari 1000 anggota dalam grup tersebut. Dengan inisiatif beberapa orang, akhirnya Indonesian Caver Society menggagas kegiatan “Indonesia Speleo Gathering 2014” yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur pada tanggal 17-19 Oktober 2014. Kegiatan ISG 2014 ini mendapat sambutan kalangan penelusur gua dan pencinta kawasan karst yang sangat luar biasa. Peserta yang mencapai lebih dari 130 orang dan salah satunya dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Maros. Kegiatan ISG 2014 menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai disiplin ilmu dari berbagai kalangan. Selain itu, kegiatan ISG 2014 juga menjadi forum diskusi untuk memetakan permasalahan yang ada di kawasan karst dan gua di Indonesia serta menggali potensi speleologi yang selama ini belum tergarap. ISG 2014 berhasil memetakan beberapa permasalahan dari belum optimalnya peran spelelogi di Indonesia, sampai diperlukannya sebuah jejaring untuk berkontribusi dalam pengelolaan kawasan karst dan gua di Indonesia.

Dengan beberapa kali diskusi setelah ISG 2014 dan beberapa kegiatan informal dalam menghadapi tantangan speleologi Indonesia dipandang perlu untuk membentuk suatu wadah yang mempunyai kedudukan hukum yang diakui oleh hukum dan pemerintah. Sehingga MSI mempunyai kedudukan yang sama dimata hukum dan posisi yang kuat untuk memperjuangkan pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia.

Pada Hari/tanggal, Kamis, 29 Oktober berlokasi di kantor Notaris Rosita Yuwanasari, SH, MKn dengan Nomor Akta Pendirian 06 tanggal 29 Oktober 2015, sebanyak 32 orang dari 11 provinsi bersepakat untuk mendirikan Masyarakat Speleologi Indonesia untuk mewadahi dan berjejaring dalam kegiatan speleologi Indonesia serta untuk lebih berperan dan berkontribusi dalam pengelolaan dan pelesatarian karst dan gua di Indonesia.

Berikut adalah daftar nama yang bersepakat untuk mendirikan Masyarakat Speleologi Indonesia:

  1. A.B. Rodhial Falah (Banten)
  2. Fredy Chandra (Banten)
  3. Petrasa Wacana (DKI Jakarta)
  4. Syahrul Ramadhan (DKI Jakarta)
  5. Mirza Ahmad Heviko (Jawa Barat)
  6. Alex Atmadikara (Jawa Barat)
  7. Fajar Utama (Jawa Barat)
  8. Rasyid Wisnuaji(Jawa Tengah)
  9. Sunu Widjanarko (Jawa Tengah)
  10. Arif Jauhari (Jawa Tengah)
  11. Ari Setiyawan (Jawa Tengah)
  12. Usmar Ismail (Yogyakarta)
  13. Edi Dwi Atmaja (Yogyakarta)
  14. Thomas Suryono (Yogyakarta)
  15. Imron Fauzi (Jawa Timur)
  16. Andi Mulatauwe (Sulawesi Selatan)
  17. Hamrullah (Sulawesi Selatan)
  18. Haris Irawan (Kalimantan Selatan)
  19. Diky Messah (NTT)
  20. Cahyo Rahmadi (Jawa Barat)
  21. Sidiq Harjanto (D.I. Yogyakarta)
  22. Abdillah Imron Nasution (Naggroe Aceh Darussalam)
  23. Sigit Wiantoro (Jawa Barat)
  24. Sulastama Raharja
  25. Dwi Nugroho Adhiasto
  26. Victorius EP Sadipun
  27. Pindi Setiawan
  28. Alex Machmuddin Ali A
  29. Irfanianto
  30. Guswan Gunawan
  31. Ibnu Munzir
  32. Dedy Asriady
  33. Mohd. Jeffri Wahyudi

 

VISI dan MISI

Visi:

“Menjadikan Masyarakat Speleologi Indonesia (Indonesian Speleological Society) sebagai wadah pengembangan dan penerapan speleologi untuk pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia”

Misi:

  1. Mendorong upaya konservasi untuk perlindungan ekosistem kawasan karst dan gua di Indonesia.
  2. Advokasi kebijakan dan tata kelola yang baik kawasan karst dan gua di Indonesia.
  3. Mewujudkan pengelolaan kawasan karst dan gua yang berkelanjutan di Indonesia.
  4. Mendorong pembentukan pusat data dan informasi Kawasan Karst dan gua di Indonesia.
  5. Menghimpun dan mengelola potensi speleologi di Indonesia.
  6. Meningkatkan peran strategis speleologi di Indonesia.
  7. Menumbuhkan gerakan pengelolaan kawasan karst dan gua berbasis masyarakat di Indonesia.
  8. Memasyarakatkan pengetahuan speleologi di Indonesia.
  9. Mengembangkan ilmu pengetahuan.
  10. Meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dalam bidang speleologi.
Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*